Compare Listings

Urbansalam.com adalah situs properti syariah di Indonesia. Didirikan pada bulan Agustus 2016, Urbansalam.com menyediakan database listing properti dengan skema syariah.

Properti syariah atau yang biasa disebut juga sebagai KPR Syariah adalah skema kepemilikan rumah menggunakan akad-akad yang sesuai dengan syariah. Jadi, KPR Syariah bukanlah konsep hunian di perumahan yang ada masjidnya, sekolah tahfidznya, pengajian warga dan lain-lain.

Properti syariah lebih kepada skema kepemilikan. Yang membedakan properti syariah dengan properti konvensional di antaranya adalah aspek akad serta skema bisnis. Dalam properti syariah, konsumen bisa langsung membeli rumah pada pihak developer, tanpa ada pihak ketiga seperti skema konvensional yang terdapat pihak ketiga. Sehingga transaksi yang terlibat adalah murni transaksi bisnis jual beli, secara kredit ataupun cash.
Instrumen dalam developer properti syariah dikenal dengan sebutan isthisna’, yaitu skema pesan bangun. Skema bisnis ini diperbolehkan dalam syariat, di samping murabahah, salaam dan lain-lain. Dalilnya adalah Rasulullah yang pernah memesan pada sahabat agar dibuatkan mimbar serta cincin secara isthisna’.

Dalam pengertian properti syariah, saat konsumen hendak membeli sebuah rumah, maka rumah akan bersifat indent. Ini akan jadi fasilitas tersendiri bagi konsumen dalam melakukan customize desain rumah yang akan dipesan. Namun tidak semua developer properti syariah menerapkan isthisna’.Beberapa ada juga yang menyediakan properti ready stock. Konsumen juga bisa memilih apakah hendak membeli dengan cara kredit ataupun cash. Saat melakukan akad, sepakati satu harga yang dipilih dan nilainya tidak akan berubah-ubah.

Lebih berkah, punya rumah tanpa riba

Kenali dan pahami skema syariah yang kami tawarkan dalam kepemilikan rumah

Tanpa Bank

Anda bertranskasi langsung dengan developer selaku pemilik barang, baik itu cash maupun kredit. Tidak ada pihak ketiga berupa lembaga pembiayaan.

Tanpa Denda

Tidak ada denda karena telat bayar cicilan. Anda hanya akan tetap komitmen terhadap akad. Semua permasalahan dapat dibicarakan secara kekeluargaan payments straight out of the box

Tanpa Sita

Rumah langsung menjadi milik anda ketika akad ditandatangani, tidak menjadi agunan proses kredit. Jika pun Anda di tengah jalan tak sanggup lunasi cicilan, padahal disisi lain Anda sudah menempati rumah beberapa lama, maka developer akan mendorong Anda untuk menjual rumahnya atau dibantu dijualkan, hasilnya sebagian untuk bayar sisa hutang ke developer sisanya Anda kantongi sendiri, untung bukan? Tidak akan disita, karena Anda sudah memiliki hak rumah 100%. Anda pun bisa menjual aset lain untuk melunasi cicilan tersebut.

Tanpa Usir

Walaupun konsumen gagal bayar 3 bulan, Tapi kita cari solusi musyawarah, bila tidak ketemu diperkenankan buyer menjual rumahnya yang jadi obyek jual beli. Bila tidak bisa jual, maka kita bantu carikan pembeli sampai rumah terjual. Selama rumah belum terjual, tidak di kenakan Denda atau sangsi apapun. Bila pembeli KPR tulang punggungnya meninggal, maka prosesnya sama, tanpa sita dan Usir. Yang paling bijaksananya developer memberikan cuma-cuma sisa angsuran dianggap lunas.

Tanpa Riba

Pilihan harga hanya tunai atau kredit dengan total harga yang sudah diketahui. Tidak ada hubungannya dengan suku bunga dan angsurannya pun bersifat flat.

Tanpa Asuransi

Objek akad asuransi bukan termasuk objek akad dalam Islam yaitu barang dan jasa. juga mengandung unsur gharar, maysir, riba dan kedzaliman.
Yang mana Asuransi ber andai-andai, andai kata sakit, andai kata kecelakaan, andai kata meninggal. Jadi dalam Asuransi ada unsur: judi, riba, ghoror (tidak jelas).
Unsur judi: Yang baru masuk bila ada masalah dapet klaim langsung walau baru 1 kali bayar premi.
Yang di Claim lebih besar dari preminya berarti RIBA.
Ghoror (Tidak jelas kapan) gak pasti kapan ada musibah, kapan dapat uang klaimnya, sedangkan Preminya jalan terus.

Akad Jelas

Akadnya jual beli kredit unit yang ready stock dan akadnya istisna’ (indent) untuk unit yang belum tersedia. Akad tercatat di atas materai dan disetujui kedua belah pihak ditambah saksi.

Tanpa BI Checking

Saling percaya saat wawancara dengan calon pembeli harus jujur. Insha Allah karena kita mengusung Syariah, calon pembeli jujur-jujur, tetap kita minta rek koran 3 bulan ter akhir( pegawai)dan SLIP GAJI. Rek koran 6 bulan terakhir ( pengusaha) dan laporan keuangan.